Pecah Rekor: Sembilan Siswa SMA Sultan Iskandar Muda Diterima di Fakultas Kedokteran

 

Tahun 2022, SMA Sultan Iskandar Muda, Medan Sunggal  memecahkan  rekor dengan meloloskan sebanyak 9 siswa mereka ke Fakultas Kedokteran Umum dan Gigi di sejumlah Perguruan Tinggi Negeri (PTN) lewat jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Ke-9 siswa tersebut bagian dari 71 siswa SMA (67) dan SMK (4) yang diterima di berbagai PTN di tanah air.

Sebagai orang yang pernah mengalami langsung perlakuan diskriminasi masuk ke Fakultas Kedokteran di PTN gegara identitas ketionghoaan, dan kemiskinannya, dr. Sofyan Tan mengaku sangat bangga dengan capaian prestasi SMA Sultan Iskandar Muda itu.

‘Ini memperlihatkan tentang keunggulan kualitas Pendidikan SMA Sultan Iskandar Muda,” ujar dr. Sofyan Tan. Di sisi lain hal itu juga memperlihatkan bahwa eksistensi SMA Sultan Iskandar Muda sudah diperhitungkan lembaga pendidikan tinggi di Indonesia, Pada sisi lain, kasus diskriminasi yang dialaminya juga telah menginspirasinya untuk mendirikan Program Anak asuh di Perguruan Sultan Iskandar Muda untuk menjamin anak-anak dari keluarga tidak mampu, apapun suku mereka untuk tetap memiliki peluang menjdi dokter. Terbukti, dari 9 siswa yang diterima di Fakultas Kedokteran, 3 diantaranya adalah anak asauh.

 Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan ini percaya bahwa jumlah siswa SMA Sultan Iskandar Muda yang diterima di PTN bakal bertambah lagi mengingat masih akan ada lagi  seleksi masuk PTN lewat jalur tes tertulis, SBMPTN, termasuk lewat jalur mandiri. Karena itu memberi semangat kepada siswa yang akan mengikuti SBMPTN.

“Jangan kecil hati, kalian adalah siswa-siswi pintar, saya doakan, semoga kalian diterima di PTN yang kalian impikan,” ujarnya. Jika nanti ada siswa yang tidak lolos SBMPTN, ia tetap berharap mereka agar melanjutkan pendidikan ke PTS yang ada di Medan. Termasuk bagi mereka yang berasal dari golongan ekonomi lemah.

“Ada beasiswa  KIP Kuliah, dimana  siswa tak perlu bayar uang kuliah sampai jadi sarjana, bahkan diberi uang saku Rp 950.000 selama 4 tahun,” katanya.






Post a Comment

Bagaimana tanggapanmu ?.. yuk tulis disini...

Copyright © :: YPSIM ::.
Designed by ODDTHEMES Shared By Way Templates