Profil Anak Asuh


Pendidikan yang berkualitas juga perlu dibarengi dengan upaya secara sadar untuk menanamkan nilai-nilai persatuan dan kesatuan untuk menyadarkan realita pluralitas masyarakat Indonesia. Untuk mewujudkan misinya memberantas kemiskinan dan memberi bekal pendidikan yang berkualitas kepada anak-anak dari keluarga miskin. Sejak tahun 1989, dr. Sofyan Tan turun langsung ke rumah-rumah warga prasejahtera untuk mengulurkan tangan membantu anak anak bangsa agar bisa melanjutkan pendidikan.

Program Anak Asuh YP. Sultan Iskandar Muda dibentuk sejak tahun 1990 dengan tujuan untuk membantu siswa/i yang kurang beruntung secara ekonomi untuk dapat melanjutkan pendidikan yang berkualitas di YP. Sultan Iskandar Muda. Seluruh anak asuh dibebaskan dari biaya uang sekolah. Mereka bisa mendapatkan hak dan kewajiban yang sama seperti peserta didik lainnya.

Program Anak Asuh YP. Sultan Iskandar Muda juga didirikan dengan semangat dan tujuan untuk merawat keberagaman bangsa. Program Anak Asuh YP. Sultan Iskandar Muda dijalankan dengan prinsip “berantai” dan “bersifat silang”.  Berantai dalam meneruskan visi misi memberantas kemiskinan melalui pendidikan. Seorang anak asuh yang telah sukses akan menolong orang kurang mampu lainnya. Membantu tanpa membedakan suku, agama dan ras. Subsidi silang antara donatur dan anak asuh sebagai praktek nyata guna menghapus steorotip. Saling mengenal budaya antar suku, agama dan ras.

Pada Tahun Ajaran  2019/2020 keseluruhan Anak Asuh berjumlah 414 orang yang tersebar di tingkatTK, SD (Kelas I, II, III, IV, V dan VI ),   SMP (Kelas VII, VIII, dan IX ), SMA/SMK  (Kelas X, XI dan XII ). Dengan jumlah Donatur 20 orang/kelompok yang membiayai 66 orang anak asuh dari unit TK, SD, SMP, SMA dan SMK. Sedangkan, jumlah Beasiswa Anak Asuh yang telah disekolahkan melalui Program Anak Asuh  YP. Sultan Iskandar Muda sejak tahun 1990 sampai 2019 berjumlah 4441 yang mana diantara mereka sudah ada yang berkeluarga, bekerja, sedang menjalani Pendidikan di Perguruan Tinggi dan masih menjalani sekolah di Sultan Iskandar Muda.