Tuesday, January 31, 2017

Sumut Harmonis karena Mampu Merawat Perbedaan


Medan, (Analisa). Sumatera Utara adalah Negeri Berbilang Kaum. Artinya, terdiri dari kaum-kaum, berbeda-beda agama, ras, suku, partai dan berbagai perbedaan lainnya. Tetapi, karena perbedaan itulah yang membuat Sumut harmonis, indah ibarat pelangi yang berwarna-warni.
Demikian disampaikan Gubsu HT Erry Nuradi saat memberikan sambutan pada open house yang digelar anggota DPR RI, dr Sofyan Tan di Yayasan Perguruan Sultan Iskandar Muda (YP SIM), Jalan Sunggal Medan, Minggu (29/1).

Dikatakan, di Sumut semua etnis ada. Mulai etnis lokal, nusantara dan internasional. Kehidupan dalam perbedaan tersebut terawat dengan baik. Bahkan, Sumut patut bersyukur memiliki tokoh pluralisme seperti dr Sofyan Tan yang mampu mewujudkan kebinekaan di sekolah yang bangunnya. “Kemarin, Mendikbud Muhadjir Effendi dan Buya Syafii Maarif meresmikan pura di sekolah YP SIM. Di sekolah ini, semua rumah ibadah ada seperti masjid, gereja, vihara dan pura. Sekolah yang dibangun menggambarkan keberagaman dan Sofyan Tan menjadi contoh teladan bagaimana menerapkan kebhinekaan seperti yang tercantum dalan lambang negara Indonesia Garuda Pancasila,Bhinekka Tunggal Ika (Walaupun berbeda-beda tetapi tetap satu),” katanya.

Gubsu menitipkan amanah kepada Sofyan Tan agar pendidikan, pemuda dan olahraga serta pariwisata Sumut diperhatikan. Program-program pemerintah pusat seperti KIP, KIS dan pariwisata hendaknya diperjuangkan lewat APBN sehingga Sumut mendapat tempat yang lebih baik dibandingkan provinsi lain.

Pada perayaan Tahun Baru Imlek, Gubsu berharap mudah-mudahan tahun baru Imlek akan lebih baik dan semua yang merayakan mendapat kemudahan dan perlindungan serta pertolongan Tuhan Yang Maha Kuasa.

Bangun Silaturahmi

Walikota Medan, Dzulmi Eldin mengatakan, open house ini menunjukkan Sofyan Tan tetap ingin membangun silaturahmi dengan masyarakat khususnya yang ada di daerah pemilihannya.

Perayaan Tahun Baru Imlek, menggambarkan betapa keberagaman dirawat dan dijaga dengan baik. Terbukti dari hadirnya masyarakat dari semua lapisan masyarakat. “Inilah satu kekuatan yang ada di Kota Medan. Bahwa keberagaman terus terawat dan terjaga dengan baik,” katanya.

Ketua Yayasan Sumatera Utara Berdoa, J.A Ferdinandus menambahkan, kita semua harus menerima perbedaan. Perbedaan itu tidak diciptakan manusia tetapi diciptakan Tuhan. “Segala sesuatu yang diciptakan oleh Tuhan harus dirawat dengan baik. Caranya, saling menghormati, menghargai dan saling mempercayai, “ katanya.

Dengarkan Anjuran 

Dr Sofyan Tan mengatakan, open house yang diadakan hari kedua Tahun Baru Imlek 2568 di YP SIM karena anjuran masyarakat.

“Kita mendengarkan anjuran teman-teman agar open house tidak diadakan di rumah tetapi di sekolah guna bisa melihat dan berinteraksi dengan pejabat yang hadir. Inilah mengapa open house tidak diadakan di rumah, “ katanya.

Dikatakan, banyak tamu yang datang berasal dari berbagai lapisan masyarakat. Menandakan apa yang disampaikan Gubsu bahwa Sumut adalah harmonis dan bisa menjaga kerukunan beragama bersama-sama.

Menurut politisi PDI Perjuangan  ini, kehadiran Walikota dan Gubsu pada open house ini menandakan mereka dekat dengan rakyatnya. Kita doakan tahun ayam api bukan membawa kita berapi-api bertengkar tetapi berapi-api dalam bergotong royong membangung Sumatera Utara yang paten,“ katanya.

Perjuangan sebagai anggota DPR RI bekerja sama dengan gubernur, walikota dan bupati akan terus menyerap aspirasi daripada masyarakat di dunia pendidikan, pariwisata, pemuda dan olahraga, perpustakaan dan termasuk perguruan tinggi. “Selama dua tahun menjadi menjadi anggota Komisi X DPR RI berhasil membawa 40.000 Kartu Indonesia Pintar (KIP) ke Sumatera Utara, membangun 160 ruang kelas baru yang tersebar di daerah pemilihan dan bersama-sama Komisi X memperjuangkan pembangunan pariwisata di Sumatera Utara,“ ucapnya.

Open house juga dihadiri tokoh-tokoh masyarakat Sumut dan Kota Medan seperti,  anggota DPRD Medan, Wong Chung Sen dan Landen Marbun, Bupati Serdang Bedagai Ir. Soekirman, Ketua PWI Sumut, Hermanjsah, SE, Ketua Komunitas Masyarakat Peduli Amal Kemanusiaan (KOMPAK) Iwan Hartono Alam dan undangan lainnya. (maf/Analisa)

Foto 2:  SILATURAHMI IMLEK: Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi, Walikota Medan Dzulmi Eldin, Ketua PWI Sumut Hermasjah, Ketua Kompak Sumut Iwan Hartono Alam dan tokoh masyarakat JA Ferdinandus diabadikan bersama dengan anggota DPR RI Sofyan Tan pada kegiatan silaturahmi open house Tahun Baru Imlek di Yayasan Perguruan Sultan Iskandar Muda, Medan Sunggal, Minggu (29/1)(Analisa/khairil umri)..

Yayasan Perguruan Sultan Iskandar Muda

Official Website & Information Portal

Seluruh informasi disusun oleh tim penulis dan ditinjau oleh editor. Apabila terdapat kesalahan informasi mengenai isi informasi, mohon kirimkan info ralat anda ke ke WA 082362684342. Terima Kasih :)

0 comments:

Bagaimana tanggapanmu ?.. yuk tulis disini...

Bagaimana tanggapanmu ?.. yuk tulis disini...